Senin, 16 April 2012

THEODOR W ADORNO


Aliran Kritis Generasi Pertama
Pengantar
  • Tugas filsafat bukan melakukan identifikasi dan melakukan pencarian pengertian akan tetapi tugas filsafat adalah menemukan kontradiksi, nonidentitas terhadap kondisi yang ada
  • Kata kunci utk memahami masyarakat modern adalah pencerahan menuju rasionalitas bagi zaman.
  • Manusia harus belajar kesalahan-kesalahan dari setiap zaman agar terhindar dari kesalahan yg sama. Misal pengelolaan alam.
  • Manusia menaklukan alam dg rasionalitas menciptakan teknologi. Tetapi penaklukan alam ini tidak otomatis membawa manusia ke arah kebebasan. Manusia yg ingin membebaskan diri dengan menguasai alam malah menjadi objek penguasaan
  • Manusia yg berkeinginan utk membebaskan diri dari perbudakan ternyata berbalik diperbudak oleh teknologi. Teknologi membantu efektivitas kerja manusia tetapi manusia sering terjebak dengan teknologi itu sendiri

KARL MARX


DASAR PEMIKIRAN
  • Berasal dari pemikiran Marx Muda, yg sebelumnya ditolak pengikut Marxisme Ortodoks yg menganggap penafsir ajaran Marx Muda sebagai seseorang yg tdk ilmiah
  • Ajaran Marxisme yg dijadikan ideologi membuat manusia tidak kritis lagi, karena terjebak saintisme. Anggapan bahwa kapitalisme akan runtuh dg sendirinya belum terbukti akibat perkembangan teknologi dan pemberian pesangon/bonus
  • Maka itu, golongan revisionisme menolak pembekuan ajaran Marxisme-Leninisme (pasca revolusi) mjd ideologi baku tanpa boleh di otak-atik
  • Pilar penggerak revolusi bukan hanya kaum buruh karena yg menderita bukan hanya kaum buruh tetapi semua orang sudah teralienasi oleh sistem kapitalisme
  • Ajaran Marx Muda oleh golongan revisionisme diterjemahkan sebagai penerus dialektika Hegel (Hegelian Kiri)
  • Kritikan Marx kepada Hegel yaitu: sepakat terjadinya dialektika dalam masyarakat tetapi dialektika yang digambarkan Hegel masih menerawang dan belum membumi
  • Kritik dalam filsafat Hegel masih kabur dan membingungkan karena ia memahami sejarah secara abstrak

IMANUEL KANT


KLAIM PENGETAHUAN
  • Abad 18, klaim pengetahuan ada 2 kategori.
  • Pertama, tradisi rasionalis bahwa klaim pengetahuan dpt pasti didasarkan pd rasio/penalaran, ide bawaan yg melekat dlm kemanusiaan atau dikirim langsung dr Tuhan. Kedua, tradisi empiris bahwa klaim pengetahuan hrs didasarkan pd pengalaman indrawi drpd sekedar rasio
  • Namun bg Kant, penalaran dan pengindraan tdk akan dpt memberi kita pengetahuan ttg apapun.
PENGANTAR
  • Mempertanyakan condition of possibility dari pengetahuan itu sendiri (apa makna dan isi pengetahuan, bgmn dasar dari kebenaran pengetahuan)
  • Bagi Kant, manusia tidak akan pernah memperoleh pengetahuan yg hakiki mengenai sesuatupun. Yg ada adalah penafsiran kita terhadap sesuatu.